Fuji Xerox Sisihkan 5-8 Persen Pendapatan Untuk Aktivitas Promotion

Fujixerox News

Situasi perekonomian yang diperkirakan cukup kondusif di tahun 2012 dengan label Investment Grade yang kini disandang Indonesia, mendorong Fuji Xerox, salah satu pemain di industri printer nasional, untuk melakukan penetrasi pasar. Tak tanggung-tanggung, sekitar 5-8 persen dari pendapatan dari penjualannya, disisihkan untuk aktivitas promosi dan marketing. Dengan perincian, ativitas ATL (above the line) sekitar 30 persen, dan sisanya untuk BTL (below the line). Untuk ranah digital marketing juga menjadi perhatian penuh dan menjadi bagian dari strategi marketing perusahaan, salah satunya dengan melakukan kampanye berupa kuis online berhadiah iPad untuk menjaring minat pasar. Demikian disampaikan Jolene Yeo, Marketing Manager Fuji Xerox untuk kawasan ASEAN di acara Fuji Xerox Printer Media Gathering, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (8/2) siang.

“Sekitar 5-8 persen pendapatan dari penjualan, kami kembalikan ke aktivitas promotion dan marketing seperti roadshow dan seminar-seminar serta ikut diajang pameran-pameran dibeberapa kota besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk penetrasi pasar Indonesia, selain aktivitas roadshow, seminar dan pameran, strategi lain yang dilakukan antara lain dengan memperkuat cakupan channel-channel distribusi.

“Ditahun 2012, akan ada pertumbuhan/kenaikan sekitar 20 persen untuk channel-channel distribusi kami,” imbuhnya.

Teddy Susanto, Country Sales Manager – Indonesia menambahkan, diperkirakan ditahun 2012 ini untuk pasar laser printer akan mengalami pertumbuhan sebesar 3,5 kali lebih besar bila dibanding pertumbuhan penjualan printer inkjet. Untuk itu, Fuji Xerox sudah mempersiapkan diri dengan meluncurkan beberapa produk unggulan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

“Kita akan launching beberapa produk printer laser dalam 3 bulan kedepan. Ditunggu saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Situasi perekonomian yang diperkirakan cukup kondusif di tahun 2012 dengan label Investment Grade yang kini disandang Indonesia, mendorong Fuji Xerox, salah satu pemain di industri printer nasional, untuk melakukan penetrasi pasar. Tak tanggung-tanggung, sekitar 5-8 persen dari pendapatan dari penjualannya, disisihkan untuk aktivitas promosi dan marketing. Dengan perincian, ativitas ATL (above the line) sekitar 30 persen, dan sisanya untuk BTL (below the line). Untuk ranah digital marketing juga menjadi perhatian penuh dan menjadi bagian dari strategi marketing perusahaan, salah satunya dengan melakukan kampanye berupa kuis online berhadiah iPad untuk menjaring minat pasar. Demikian disampaikan Jolene Yeo, Marketing Manager Fuji Xerox untuk kawasan ASEAN di acara Fuji Xerox Printer Media Gathering, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (8/2) siang.

“Sekitar 5-8 persen pendapatan dari penjualan, kami kembalikan ke aktivitas promotion dan marketing seperti roadshow dan seminar-seminar serta ikut diajang pameran-pameran dibeberapa kota besar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk penetrasi pasar Indonesia, selain aktivitas roadshow, seminar dan pameran, strategi lain yang dilakukan antara lain dengan memperkuat cakupan channel-channel distribusi.

“Ditahun 2012, akan ada pertumbuhan/kenaikan sekitar 20 persen untuk channel-channel distribusi kami,” imbuhnya.

Teddy Susanto, Country Sales Manager – Indonesia menambahkan, diperkirakan ditahun 2012 ini untuk pasar laser printer akan mengalami pertumbuhan sebesar 3,5 kali lebih besar bila dibanding pertumbuhan penjualan printer inkjet. Untuk itu, Fuji Xerox sudah mempersiapkan diri dengan meluncurkan beberapa produk unggulan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

“Kita akan launching beberapa produk printer laser dalam 3 bulan kedepan. Ditunggu saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Sumber : marketing.co.id