April 15, 2012
by infogudang
0 comments
Perangkat ini menawarkan beberapa keunggulan dibanding perangkat cetak berbasis laser seperti kecepatan, biaya operasional, dan penggunaan daya yang irit, serta ramah lingkungan.
Selama ini perangkat cetak seperti printer atau multifungsi bagi kalangan kantoran atau bisnis, identik dengan metode cetak berbasis laser. Epson yang tetap konsisten menghadirkan perangkat cetak berbasisinkjet memutuskan untuk masuk ke segmen bisnis dengan meluncurkan beberapa seri baru andalannya. Salah satunya hadir di meja uji kami yaitu Epson K200. K200 merupakan perangkat di kelas menengah yang memiliki fungsi cetak, copy, dan scan berbasis inkjet monokrom. Featurependukungnya yaitu port ethernet sebagai koneksi jaringan.
Saat peluncurannya Epson mengklaim memiliki beberapa keunggulan yang bisa diandalkan dalam menantang kemampuan printer laser. Di antaranya kecepatan cetak yang tinggi, kualitas prima, biaya operasional yang murah serta ramah lingkungan. Benarkan demikian? Berikut akan kami buktikan dengan uji yang kami lakukan.
Epson K200 memang merupakan perangkat cetak berbasis inkjet monokrom. Biasanya hanya bermodalkan satu cartridge saja, namun K200 menggunakan dua cartridge dengan warna yang sama yaitu hitam. Di sinilah rahasia kecepatan cetaknya. Dua cartridge tadi bekerja bersamaan saat proses cetak dan saling melengkapi sehingga kemampuannya menjadi lebih cepat dua kali lipat dibanding hanya menggunakan satu cartridge. Hal ini memang terbukti . Kami mencatat waktu cetaknya memang layaknya printer laser. Torehan waktunya sekitar 9 detik FPOT untuk dokumen berbasis teks. Ini sudah termasuk proses warm-up yang hanya 2 hingga 4 detik.
Continue Reading →